ECO-ENZYME MENDUKUNG PERTANIAN BERKELANJUTAN INDONESIA
Senin, 01 Juli 2024 - 11:05:24 WIBDibaca: 646 kali
Indonesia Membutuhkan Revolusi Pertanian Berkelanjutan (2)
Pertanian berkelanjutan menjadi semakin penting di tengah tantangan perubahan iklim dan kebutuhan pangan global yang terus meningkat. Salah satu inovasi yang menarik dalam pertanian berkelanjutan adalah pemanfaatan eco-enzyme. Eco-enzyme merupakan larutan fermentasi organik yang terbuat dari limbah buah-buahan, sayuran, dan gula. Teknologi sederhana ini terbukti memberikan banyak manfaat bagi petani dan lingkungan.
Eco-enzyme memiliki banyak fungsi yang bermanfaat bagi pertanian. Pertama, eco-enzyme dapat digunakan sebagai pupuk organik cair yang kaya akan nutrisi alami. Nutrisi ini berasal dari hasil fermentasi limbah organik, sehingga aman bagi tanah dan tanaman. Eco-enzyme juga berfungsi sebagai pestisida alami yang efektif mengendalikan hama dan penyakit tanaman. Selain itu, eco-enzyme dapat dimanfaatkan sebagai pembersih dan desinfektan yang ramah lingkungan.
Proses pembuatan eco-enzyme sangat sederhana dan ekonomis. Bahan utamanya adalah air, gula, dan berbagai macam limbah organik seperti kulit buah, sisa sayuran, dan ampas teh. Campuran bahan tersebut difermentasi selama 3 bulan. Setelah itu, eco-enzyme siap digunakan. Teknologi ini sangat terjangkau bagi petani kecil dan bahkan dapat dibuat sendiri di rumah. Penggunaan eco-enzyme juga dapat mengurangi ketergantungan pada pupuk dan pestisida sintetis yang mahal dan berdampak negatif pada lingkungan.
Adopsi eco-enzyme dalam praktik pertanian berkelanjutan telah menunjukkan hasil yang positif. Penggunaan eco-enzyme terbukti dapat meningkatkan kesuburan tanah, hasil panen, dan kualitas produk pertanian. Selain itu, teknologi ini juga berkontribusi dalam pengurangan emisi gas rumah kaca dan pengelolaan limbah organik secara efektif. Dengan demikian, eco-enzyme menjadi solusi inovatif yang mampu mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan dalam pertanian masa depan.
Prodi Agroindustri Fakultas Vokasi Untag Surabaya berupaya ikut memasyarakatkan eco-enzyme melalui penelitian terapan dan pengabdian kepada masyarakat. Salah satu penelitian terapan yang sedang dilakukan adalah pemanfaatan eco-enzyme untuk dijadikan hand sanitizer yang bebas bahan kimia dan murni dari bahan alam.
Sebagai penutup, eco-enzyme merupakan inovasi yang patut diapresiasi dalam upaya mewujudkan pertanian yang lebih berkelanjutan. Teknologi sederhana ini terbukti mampu memberikan banyak manfaat bagi petani, konsumen, dan lingkungan. Adopsi eco-enzyme di kalangan petani diharapkan dapat mempercepat transisi menuju sistem pertanian yang lebih ramah lingkungan dan lebih produktif dalam memenuhi kebutuhan pangan global yang terus meningkat.
Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, Suwandi menyatakan bahwa jika penerapan pola pertanian ramah lingkungan dapat dilakukan maka akan tercapai efisiensi input, produk aman, pangan yang sehat dan bergizi untuk kesehatan manusia (RW-AI-2024).
REFERENSI
Propaktani. 2024. Sustainable Agriculture: Pemanfaatan Eco-Enzyme. https://propaktani.com/news/sustainable-agriculture-pemanfaatan-eco-enzyme. Diakses 27 Juni 2024.