TEMPE FRESH POLITEKNIK UNTAG SURABAYA

, 21 April 2015 - 12:48:01 WIB
Dibaca: 1397 kali

Dalam rangka membangun jiwa kewirausahaan mahasiswa, program studi Teknologi Industri Pertanian (TIP) Politeknik 17 Agustus 1945 Surabaya mengadakan program Unit Usaha. Mahasiswa diberikan modal usaha untuk membuat produk yang dapat dibuat di laboratorium prodi TIP. Salah satu produk yang sedang dikembangkan adalah produksi tempe. Seperti kita ketahui bahwa tempe merupakan lauk pauk yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia pada umumnya.

Sebagai produk yang disukai oleh masyarakat, tempe mempunyai pangsa pasar yang cukup luas dan hampir semua kalangan menyukai tempe. Melihat peluang yang cukup besar ini, program studi Teknologi Industri Pertanian (TIP) mengadakan program kewirausahaan khususnya mengenai produk tempe. Dalam hal ini mahasiswa harus mampu memproduksi sampai dengan pemasaran tempe. Produksi tempe yang dilakukan harus sesuai dengan standar GMP dan proses yang hygien agar tempe yang dihasilkan bermutu baik.

Meskipun tempe dianggap sebagai suatu produk yang biasa dan telah umum di masyarakat, akan tetapi ternyata proses pembuatan tempe tidak semudah yang kita bayangkan. Banyak sekali faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dalam proses pembuatan (fermentasi), sehingga dalam hal ini mahasiswa dapat mengaplikasikan teori yang mereka peroleh ketika kuliah khususnya mata kuliah fermentasi.

Sebagai perguruan tinggi vokasi Politeknik 17 Agustus 1945 Surabaya mempunyai tujuan setiap mahasiswa selain dipersiapkan untuk siap kerja tetapi mereka juga dibekali dengan kewirausahaan sehingga diharapkan dapat membuka lapangan pekerjaan. Selain itu proses produksi tempe ini merupakan upaya optimalisasi laboratorium program studi Teknologi Industri Pertanian (TIP) untuk seluruh aktivitas mahasiswa tidak hanya untuk urusan akademik.

Produk tempe yang dihasilkan dengan nama “FRESH”, diharapkan dengan tempe yang dihasilkan merupakan tempe yang benar-benar segar karena begitu selesai fermentasi langsung dipasarkan.