Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Jl. Semolowaru no. 45 Surabaya
Sept
DARI WORKSHOP PENGELOLAAN PBM DAN ADMINISTRASI SARJANA TERAPAN
Fakultas Vokasi Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya menyelenggarakan workshop sehari dengan judul “Workshop Pengelolaan Proses Pembelajaran dan Administrasi Sarjana Terapan” pada hari Rabu, 27 Agustus 2025 di Gedung Q lantai 2 Kampus Untag Surabaya. Menurut Dekan Fakultas Vokasi, Ir. Ichlas Wahid, MT kegiatan ini sebagai upaya penyamaan persepsi seluruh dosen dan tendik Fakultas Vokasi terhadap pengelolaan proses pembelajaran, administrasi dan kemahasiswaan di Fakultas Vokasi, sehingga pengelolaan institusi vokai kita selaras dengan peraturan Kemendiktiristek RI.
Narasumber utama, Prof. Dr. Ir. Era Purwanto, M.Eng menegaskan bahwa perguruan tinggi vokasi (PTV) seharusnya mengutamakan banyak kolaborasi dan proyek dengan kalangan dunia usaha dan dunia industri daripada sekadar tri dharma yang terkelola sempurna. Telah banyak contoh PTV walaupun terakreditasi UNGGUL namun tidak diminati masyarakat alias tidak dapat menarik mahasiswa baru. Beberapa sebab antara lain kurikulum PTV tersebut tidak menarik, proses pembelajaran masih teoretis dan karena kurangnya kerjasama dengan industri. Harus disadari bahwa sumberdaya mahasiswa yang masuk di PTV lebih rendah dari perguruan tinggi akademik, oleh karena itu beban dosen PTV lebih berat karena harus mengelola sumber daya rendah itu agar menjadi lebih baik.
Dosen PTV harus memiliki skill mumpuni sesuai bidangnya dibandingkan sekadar teori, juga harus punya network dan banyak berkolaborasi dengan industri, bahkan jika perlu magang secara periodik di industri. Tata kelola PTV yang baik didukung SDM visioner yang mengenal betul jalur vokasi, yang berbeda dengan jalur akademik. PTV harus memiliki banyak kerjasama dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI), memiliki dosen praktisi (bukan dosen LB) dengan prosentase ideal 30%, magang sebanyak 60 sks dan proyek akhir sebesar 25 sks. Selayaknya jumlah mahasiswa dalam satu prodi paling banyak 35 mahasiswa. PTV juga harus fokus mengembangkan ketrampilan praktis, melaksanakan proses pembelajaran berbasis praktik dan lulusan yang dihasilkan harus siap kerja, bukan siap ditraining.
RW Agro 2025