02

Sept

KONSEP DELAPAN MERDEKA ALA PRABOWO PERLU DITINDAKLANJUTI PERGURUAN TINGGI

PEMBEKALAN PEJABAT STRUKTURAL BARU OLEH KETUA UMUM AB-PTSI

Pada hari Selasa, 19 Agustus 2025 Yayasan Perguruan 17 Agustus 1945 (YPTA) Surabaya melantik Rektor, Wakil Rektor dan seluruh pejabat struktural baru masa jabatan 2025 – 2029 di Gedung Graha Wiyata Lantai 9 Kampus Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya. Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Thomas Suyatno, Ketua Umum AB-PTSI (Asosiasi Badan Penyelenggara Perguruan Tinggi Swasta Indonesia) memberikan pembekalan kepada seluruh pejabat struktural baru Untag Surabaya.   

Dalam pembekalannya, Prof. Thomas menyampaikan konsep Delapan Merdeka menurut Presiden Prabowo Subianto pada Upacara Peringatan 80 tahun Indonesia Merdeka sebagai capaian kinerja Kabinet Merah Putih 300 hari pertama. Pertama MERDEKA MALNUTRISI dengan program Makan Bergizi Gratis. Kedua MERDEKA IMPOR BERAS, dengan upaya swasembada beras walau masih diragukan kemampuan kita meraihnya. Ketiga MERDEKA DARI KEMISKINAN, konsep menentukan tingkat kemiskinan berbeda antara pemerintah Indonesia dan Bank Dunia, menurut pemerintah angka kemiskinan RI adalah 8% namun menurut Bank Dunia adalah 64%. Keempat MERDEKA DARI KEBODOHAN, dalam hal ini kita masih kalah dari Vietnam sekalipun. Diharapkan peningkatan gaji guru dapat mengurangi tingkat kebodohan rakyat Indonesia.

Kemudian kelima adalah MERDEKA LAPANGAN KERJA, dengan mendirikan 80.000 koperasi Merah Putih, hal ini juga menjadi tugas berat Walikota Surabaya untuk mengurangi pengangguran terbuka di kota. Keenam MERDEKA KESEHATAN dengan cek kesehatan gratis. Ini bisa menjadi beban tugas Untag Surabaya yang saat ini memiliki Fakultas Kedokteran. Ketujuh MERDEKA POLITIK LUAR NEGERI digaungkan dengan kemerdekaan Palestina melalui BRICS dan terakhir kedelapan MERDEKA DARI KORUPSI dengan meningkatkan supremasi hukum. Namun masih menjadi tugas berat bagi bangsa Indonesia karena akhir-akhir ini kita sangat prihatin dengan korupsi yang terjadi di Kementerian Pendidikan dan Kementerian Agama yang seharusnya menjadi institusi teladan.

Segenap insan sivitas akademika Untag Surabaya selayaknya bangga dan bersyukur karena semenjak Untag dipimpin Ketua YPTA IB Alit, SH sampai saat ini ketika jumlah mahasiswa mencapai 16.000 yang dipimpin Bapak J. Subekti, SH, MM, terus meningkat kualitasnya sehingga menjadi PTS UNGGUL dengan nihil konflik. Yayasan harus mau menjadi tempat mengadu, mengaduh dan menangis bagi rektorat dan jajarannya. Bagi pejabat struktural yang baru diingatkan makin berat, banyak dan kompleksnya tantangan ke depan, untuk itu kolaborasi dan kerjasama sangat dibutuhkan.

RW Agro 2025